Tujuan dari intervensi ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian psikoedukasi mengenai persiapan menghadapi Quarter Life Crisis melalui pendekatan orientasi masa depan kepada remaja. Intervensi dilakukan pada 17 remaja berusia 15-18 tahun di Kota Bandung melalui video pembelajaran yang berisikan tentang Quarter Life Crisis dan orientasi masa depan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan kognitif responden-skor pos tes lebih tinggi daripada skor pre tes, yang berarti bahwa intervensi yang dilakukan meningkatkan kemampuan kognitif responden, khususnya mengenai Quarter Life Crisis dan Teori Orientasi Masa Depan.
Copyrights © 2020