Keberadaan pohon mangrove menstabilkan keadaan air yang mereka tempati. Akar yang dimiliki pohon mangrove berfungsi sebagai penyaring nitrat dan fosfat yang ada sehingga menjadinya air lebih bersih. Hutan mangrove menyediakan berbagai sumber daya bagi manusia. Mangrove merupakan lingkungan hutan tropis berperan penting dalam kehidupan masyarakat, baik secara ekologis maupun sosial. Keunikan ekosistem mangrove Taman Nasional Alas Purwo dimanfaatkan sebagai kawasan ekologis ekowisata. Penelitian ini bertujuan menganalisa strategi pengembangan ekowisata mangrove berkelanjutan menggunakan analisa SWOT dan dampak konservasi hutan mangrove terhadap masyarakat sekitar desa penyangga. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif sebagai landasan memahami realitas sosial dalam kehidupan masyarakat. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisa data menggunakan model interaktif, meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekowisata mangrove menggunakan analisis SWOT untuk menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi dalam pengelolaan kawasan konservasi, disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan. Dampak pengembangan ekosistem mangrove terhadap masyarakat berdampak positif pada aspek sosial masyarakat seperti perubahan pola pikir dan keterampilan masyarakat di sekitar desa penyangga.Kata kunci: Ekosistem Mangrove, Taman Nasional Alas Purwo, Ekowisata
Copyrights © 2023