Berkurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya resapan air hujan dan bahaya penumpukan sampah organik di Desa Rambah Tengah Barat telah menyebabkan masalah serius seperti banjir, pencemaran lingkungan, serta gangguan kesehatan. Teknologi Lubang Resapan Biopori (LRB) diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko kerusakan lingkungan serta pemanfaatan sampah organik melalui penerapan teknologi LRB. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pemaparan materi, serta pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan LRB kepada siswa SDN 021 Rambah. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan siswa SDN 021 Rambah mengenai teknologi LRB dan dampaknya terhadap lingkungan.
Copyrights © 2024