Abstrac Islamic boarding schools which are the backbone of religious education can turn into a terrible perception for many people because of the many cases of sexual violence, one of which occurred in an Islamic boarding school in Sungai Kakap, where a perpetrator was a religious teacher who committed sexual violence and the victim was his own student. The victim was a student at the Islamic boarding school which was equivalent to junior high school. The problem in this study is: "What factors cause sexual violence committed by religious teachers against their students in Sungai Kakap?" The research method used in this study is the empirical juridical method with a case study approach. The results of the study obtained were that the factors that caused religious teachers to commit sexual violence were because the perpetrator had a habit of watching pornographic films, the perpetrator also often closed himself off from the outside environment and the perpetrator had a psychological disorder in the form of liking the same sex.Keywords: Students, Teachers, Sexual ViolenceAbstrak Pesantren yang merupakan tulang punggung dari Pendidikan agama dapat berubah menjadi persepsi yang mengerikan dari banyak orang karena banyaknya kasus kasus kekerasan seksual salah satunya adalah yang terjadi di pesantren yng berada disungai kakap, dimana seorang pelaku adalah guru ngaji yang melakukan kekerasan seksual yang korbannya adalah anak didiknya sendiri. Korban merupakan murid di pesantren tersebut yang setara dengan SMP. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah: "Faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya Kekerasan Seksual yang dilakukan oknum guru ngaji terhadap anak didik nya di Sungai Kakap?". Metode penelitian yang digunakan dari penelitian ini adalah metode empiris yuridis dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa faktor guru ngaji melakukan kekerasan seksual adalah disebabkan karena pelaku memiliki kebiasaan menonton film porno, pelaku juga seringkali menutup diri dari lingkungan luar dan pelaku memilki kelainan psikologis berupa menyukai sesama jenis.Kata Kunci: Anak didik, Guru, Kekerasan Seksual
Copyrights © 2024