Jurnal Fatwa Hukum
Vol 7, No 3 (2024): E-Jurnal Fatwa Hukum

PENERTIBAN TERHADAP PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN DI KECAMATAN MEMPAWAH HULU KABUPATEN LANDAK

NIM. A1011201116, FRANSISCA SINDI (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2024

Abstract

AbstractThis research aims to analyze the activities of gold mining without a permit in the waters of the Sailo River, Mempawah sub-district, Upstream, Landak Regency, carried out by the local community, which is currently a place where PETI (unlicensed gold mining) is rampant.The research method used is Empirical Legal research, namely legal research that obtains data from primary data or data obtained directly from the community and the realities that occur in the field.The results of the research show an increase in the community's economy before and after working in gold mining without permission from the people of Mempawah Hulu District, Landak Regency. However, on the other hand, the community considers that mining companies and communities carrying out mining activities have a negative impact, namely destroying the environment around the gold mining area, so that the river water becomes cloudy and polluted. This will certainly affect people's lives in the future. The regional government controls gold mining activities without permits by conducting raids or appealing to the community and mining business owners to be responsible and comply with the rules so that the activities carried out and ongoing do not have a negative impact on the environment around the mining area. Handling and controlling environmental damage caused by unlicensed gold miners (PETI) in Mempawah Hulu District, Landak Regency is still not running optimally. The control and education efforts carried out by the Mempawah Hulu District Police and the Landak Regency Environmental Service are still considered to have not had an optimal deterrent effect, however several preventive efforts have been carried out through socialization and education, but these efforts have not been carried out evenly and routinely.Keywords: PETI, Control, Mempawah Hulu District, Landak RegencyAbstrak                      Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan para pertambangan emas tanpa izin di perairan sungai sailo kecamatan mempawah hulu kabupaten landak yang dilakukan oleh masyarakat setempat yang saat ini menjadi tempat maraknya perbuatan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin).Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Hukum Empiris, yaitu Penelitian hukum yang memperoleh datanya dari data primer atau data yang diperoleh langsung dari masyarakat dan kenyataan yang terjadi di lapangan.Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya ekonomi masyarakat dari sebelum dan setelah bekerja di pertambangan emas tanpa izin rakyat Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Namun di sisi lain masyarakat menilai bahwa perusahaan tambang dan masyarakat yang melakukan kegiatan penambangan memberikan dampak negative, yaitu merusak lingkungan di sekitar area pertambangan emas, sehingga air sungai menjadi keruh dan tercemar. Hal ini tentunya akan mempengaruhi kehidupan masyarakat di masa yang akan datang. Pemerintah daerah melakukan penertiban terhadap kegiatan penambangan emas tanpa izin dengan melakukan razia atau himbauan kepada masyarakat dan pemilik usaha pertambangan untuk bertanggung jawab dan mematuhi aturan agar kegiatan yang dilakukan dan berlangsung tidak berdampak negatif terhadap lingkungan sekitar wilayah pertambangan. Penanganan dan Pengendalian kerusakkan lingkungan yang di sebabkan oleh para penambang emas tanpa izin (PETI) DI Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak masih belum berjalan obtimal. Upaya penertiban dan penyuluhan yang dilakukan lakukan oleh Polsek Kecamatan Mempawah Hulu maupun Dinas Lingkungan Kabupaten Landak masih dinilai belum menimbulkan efek jera yang optimal, namun telah dilakukan beberapa upaya preventif dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan, namun upaya tersebut belum di lakukan secara merata dan rutin.Kata Kunci : PETI, Penertiban, Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jfh

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Tanjungpura (Bagian Hukum Keperdataan, Bagian Hukum Pidana, Bagian Hukum Tata Negara, Bagian Hukum Ekonomi, dan Bagian Hukum ...