Abstrac This study aims to identify and analyze the responsibility of business actors to consumers who experience negative impacts due to the use of syrup drugs that cause kidney failure in children in Singkawang City. This investigation involves qualitative research methods with a case study approach to gain a deep understanding of the dynamics of the relationship between business actors and consumers.The results showed that business actors have a responsibility to consumers, especially in terms of providing clear and accurate information related to syrup drugs sold. The incidence of kidney failure in children as a negative impact of syrup drug consumption raises questions about business ethics and the obligation of business actors to involve themselves in efforts to prevent and mitigate health risks.In addition, it was found that consumer awareness about the health effects of syrup drugs still needs to be improved. Therefore, business actors have a responsibility to increase consumer understanding through education and empowerment campaigns. This research contributes to the understanding of social responsibility of business actors in the context of consumer health, especially related to medicines, as well as providing recommendations for policy improvement and business practices to improve consumer safety and well-being.Keywords: Consumer responsibility, consumer health, kidney failure in children. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen yang mengalami dampak negatif akibat penggunaan obat sirup penyebab gagal ginjal pada anak di Kota Singkawang. Penyelidikan ini melibatkan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus guna mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang dinamika hubungan antara pelaku usaha dan konsumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha memiliki tanggung jawab terhadap konsumen, terutama dalam hal penyediaan informasi yang jelas dan akurat terkait obat sirup yang dijual. Kejadian gagal ginjal pada anak sebagai dampak negatif dari konsumsi obat sirup menimbulkan pertanyaan tentang etika bisnis dan kewajiban pelaku usaha untuk melibatkan diri dalam upaya pencegahan dan mitigasi risiko kesehatan.Selain itu, ditemukan bahwa kesadaran konsumen tentang dampak kesehatan obat sirup masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pelaku usaha memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan pemahaman konsumen melalui edukasi dan kampanye pemberdayaan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tanggung jawab sosial pelaku usaha dalam konteks kesehatan konsumen, khususnya terkait obat-obatan, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan dan praktek bisnis guna meningkatkan keamanan dan kesejahteraan konsumen.Kata Kunci : Tanggung Jawab Konsumen, Kesehatan Konsumen, Gagal Ginjal Pada Anak.
Copyrights © 2024