ABSTRACTIn the era of globalization and rapid social change, drug abuse among children has become a serious problem that requires special attention. This research aims to analyze the judge's decision, especially in Case Decision Number 7/Pid.Sus-Anak/2023/Pn Ptk regarding children as perpetrators of narcotics abuse and its implications for the sentences imposed.This research uses a qualitative approach by collecting data through studying court decision documents involving children as suspects or defendants in narcotics abuse cases. Analysis was carried out on the judge's considerations in handing down decisions, the influencing factors, and the implications of punishment for children as perpetrators of narcotics abuse. The research results show that the judge's decision regarding a child as a narcotics abuser is based on legal considerations, social factors and the child's welfare. Factors such as family background, education, and the child's psychological condition play an important role in determining punishment. The implications of this sentence include aspects of rehabilitation, protection of children's rights, and efforts to prevent recidivism.This research contributes to the understanding of the juvenile justice process in narcotics abuse cases, as well as providing a broader view regarding rehabilitation efforts and protecting children's rights in the criminal justice system. It is hoped that the implications of the results of this research can be used as consideration in developing juvenile justice policies and practices that are more effective and support the interests of children and the future of this nation. Keywords: Decision Analysis, Children, Narcotics ABSTRAKDalam era globalisasi dan perubahan sosial yang pesat, penyalahgunaan narkotika di kalangan anak menjadi permasalahan serius yang memerlukan perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis putusan hakim khususnya pada Putusan Perkara Nomor 7/Pid.Sus-Anak/2023/Pn Ptk terhadap anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika dan implikasinya terhadap hukuman yang dijatuhkan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui studi dokumen putusan pengadilan yang melibatkan anak sebagai tersangka atau terdakwa kasus penyalahgunaan narkotika. Analisis dilakukan terhadap pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan, faktor-faktor yang memengaruhi, serta implikasi hukuman terhadap anak sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan hakim terhadap anak sebagai penyalahguna narkotika didasarkan pada pertimbangan hukum, faktor sosial, dan kesejahteraan anak. Faktor-faktor seperti latar belakang keluarga, pendidikan, dan kondisi psikologis anak memainkan peran penting dalam penentuan hukuman. Implikasi hukuman tersebut mencakup aspek rehabilitasi, perlindungan hak anak, dan upaya pencegahan recidivism.Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang proses peradilan anak dalam kasus penyalahgunaan narkotika, sekaligus memberikan pandangan yang lebih luas terkait upaya rehabilitasi dan perlindungan hak anak dalam sistem peradilan pidana. Implikasi hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan kebijakan dan praktik peradilan anak yang lebih efektif dan berpihak pada kepentingan anak dan masa depan bangsa ini.Kata Kunci: Analisis Putusan, Anak, Narkotika
Copyrights © 2024