Penelitian ini dilatar belakangi dari menurunnya hasil belajar siswa saat menyelesaiakan soal cerita dengan topik pecahan. Sehingga penelitian ini dilakukan bertujuan sebagai identifikasi kesalahan siswa saat menjawab soal cerita materi pecahan untuk siswa pada SMP Negeri 3 Mojosongo yang didasari oleh teori Newman. Penelitian menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dan sebanyak 29 siswa kelas 7 menjadi subjeknya. Selanjutnya pada setiap siswa yang menjadi subjek, diberi tes tertulis sebanyak 5 soal cerita, dilakukan wawancara serta dokumentasi sebagai teknik dalam pengumpulan data. Analisis data penelitian ini memiliki tiga langkah yang mesti dilakukan, seperti mereduksi data, menyajikan data, serta menyimpulkan hasil penelitian. Sesudah dilaksanakan penelitian, didapat hasil bahwa banyak dari siswa yang masih membuat kesalahan saat mengerjakan jawaban soal cerita pecahan. Kesalahan tersebut digolongkan dalam 5 indikator kesalahan, indikator pertama merupakan kesalahan yang paling sering terjadi dengan persentase 26,67% yaitu kesalahan saat penulisan hasil akhir, selanjutnya yang kedua merupakan kesalahan keterampilan proses sebesar 28,89%, kesalahan memahami sebesar 17,78%, kesalahan transformasi 15,19%, dan kesalahan membaca sebesar 1,85%.
Copyrights © 2024