Masalah gizi balita merupakan masalah kependudukan yang utama, salah satunya adalah gizi buruk dan gizi buruk. Program pencegahan gizi buruk merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk meminimalisir masalah gizi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program penanggulangan gizi buruk yang terdiri dari input, proses, dan output di wilayah kerja Puskesmas Bambang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis terhadap 10 informan yang terdiri dari kepala pus kesma, seorang ahli gizi, seorang dokter, dan 7 orang ibu yang memiliki anak di bawah 5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan masih kekurangan tenaga gizi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program penanggulangan gizi buruk di wilayah kerja Puskesmas Bambang belum maksimal. Diharapkan para pelaksana puskesmas dan posyandu, serta ibu-ibu balita dapat meningkatkan upaya penurunan prevalensi gizi buruk. Diharapkan juga kerjasama lintas departemen untuk mendukung pelaksanaan program pencegahan gizi buruk. Puskesmas Bambang.
Copyrights © 2023