Penyakit kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dengan gejala klinis yang berbeda-beda, terutama menyerang kulit dan jaringan saraf tepi sehingga menimbulkan kelainan neurogeneratif yang dapat menyebabkan kecacatan serta masih menjadi stigma di masyarakat. Pemeriksaan laboratorium khususnya hapusan sayatan kulit penting untuk menegakkan diagnosis, sehingga dibutuhkan cara pengambilan sampel yang benar agar hasil akurat dan menurunkan risiko tertularnya infeksi kusta pada petugas laboratorium. Tujuan pengambilan hapusan sayatan kulit pada penderita adalah untuk menemukan bentukan bakteri Basil Tahan Asam (BTA).
Copyrights © 2023