Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui estetika makna ornemen yang terdapat pada relief kompeleks pemakaman Ratoh Eboeh Bangkalan Madura. Peneliti menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif, yaitu suatu penelitian yang diambil dari pendapat orang-orang serta prilakunya yang menghasilkan data deskriftif baik berupa kata-kata tertulis maupun lisan. Penelitian deskriftif kualitatif tidak mencari atau menjelaskan hubungan, tidak menguji hipotesis atau membuat prediksi melainkan bertujuan membuat deskripsi yang secara sistematis, faktual dan akurat. Bentuk estetika ornamen relief yang taerdapat pada dinding menyerupai gunungan yang berjumlah sembilan, dimana dinding yang ke tujuh yang menjadi objek penelitian. Pada dinding yang ke tujuh terdiri dari tiga panil. Analisis bentuk estetika relief pada panil 1 yaitu unsur garis lengkung yang dominan membentuk motif hias patran dengan unsur utama yaitu stilasi daun pokok yang membentuk motif hias sulur penambahan motif hias lung pada bagian patrannya merupakan gambaran kerukunan umat beragama. Analisis bentuk estetika relief panil 2 adalah, perpaduan tiga bentuk motif flora, motif kala, motif rumah, menggunakan konsep trilogy dari agama Hindu,dimana penempatan ketiga unsur bawah yaitu motif flora yang mengalami stilasi, bagian sisi tengah menggabungkan motif kala berada disamping kanan dan kiri mengapit motif rumah dan pada bagian atas dengan motif flora yang mengalami stilasi yang membentuk motif pohon hayat dimana memberikan sebuah konsep sebuah perjalanan manusia dari alam manusia menuju alam kesucian. Analisis bentuk estetika relief panil 3 yaitu perpaduan dua bentuk motif sayap burung garuda dengan motif flora mengalami stilasi sehingga membentuk gunung. Gunung didalam agama hindu sebagai symbol tempat alam atas, atau tempat para dewa yang d sucikan. Ornament yang terdapat di relief kompleks pemakaman Ratoeh iboeh juga sebagai symbol kerukunan yang diterapkan di era tersebut.
Copyrights © 2023