Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Teknik analisis data dalam penelitian ini diperoleh melalui alembar observasi dan teknik tes tertulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 29 meningkat pada pertemuan 4 dengan skor 43. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mencapai 53% meningkat pada pertemuan 4 menjadi 100%. Hasil belajar pada aspek kognitif pada pertemuan 1 mencapai 47% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%, pada aspek psikomotorik pada pertemuan 1 mencapai 53% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%, pada aspek afektif pada pertemuan 1 mencapai 47% meningkat pada pertemuan 4 mencapai 100%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran PRISMA dapat terlaksana dan siswa dapat mengikuti sesuai dengan proses pembelajaran sehingga meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Adapun saran bagi guru, kepala sekolah, dan peneliti lain adalah agar meningkatkan mutu pendidikan, dan kualitas pembelajaran di sekolah dan dapat dijadikan sebagai referensi dalam menggunakan model pembelajaran.
Copyrights © 2023