Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MODEL PAIRING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI, AKTIVITAS, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI GEOMETRI Herti Prastitasari; Jumadi Jumadi; Erma Marhamah; Ratna Purwanti; Raihanah Sari
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.36 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i1.8763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran, motivasii belajar siswa, dan hasil belajar melalui penggunaan model PAIRING pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Desain penelitian ini berupa penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN Amparaya 2 selama dua siklus dalam empat kali pertemuan. Hasil aktivitas guru menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada siklus satu dan siklus dua dengan perolehan skor 23 sampai dengan skor 30 dengan kriteria sangat baik, hasil aktivitas siswa secara klasikal pada siklus satu dan siklus dua meningkat dari 60% menjadi 100%, hasil motivasi belajar siswa pada siklus satu dan siklus dua meningkat dari 77% menjadi 93% dengan kriteria motivasi belajar tinggi, dan hasil belajar materi geometry siswa pada siklus 1 dan siklus 2 meningkat dari 65% menjadi 88% dengan kriteria tuntas. Penelitian ini diharapkan dapat dipergunakan dalam proses pembelajaran agar terjadinya peningkatan aktivitas, motivasi belajar dan hasil belajar pada materi geometry.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SD MELALUI PEMBELAJARAN PJJ PADA MASA PANDEMI COVID-19 Herti Prastitasari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 11, No 01 (2021): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v11i01.10577

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran serta referensi pembelajaran karakter di SD melalui PJJ pada masa pandemik covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data penelitian ini adalah para guru dan siswa di SDN 5 Sungai Banjarbaru. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil hasil analisis data diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: pada saat melalukukan pembelajaran dengan PJJ pada masa pandemi covid-19, para guru di SDN 5 Sungai Ulin tetap mengajarkan pendidikan karakter. Ada tujuh karakter yang masih dominan diajarkan, yakni karakter religius, jujur, toleransi, disipilin, kerja keras, gemar membaca, dan peduli lingkungan. Mekanisme pembelajarannya dilakukan melalui dua cara, yaitu mengintegrasikan pendidikan karakter dalam mata pelajaran dan mengajarkan karakter pada bidang sudi tertentu. Hasil penelitian ini hendaknya dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran karakter di sekolah sehingga bisa dihasilkan generasi unggul yang berkarakter.Kata kunci: pendidikan karakter, PJJ, pandemi. 
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL LAHAN BASAH BAGI GURU SD NEGERI PEMURUS 2 KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN Herti Prastitasari; muhsinah annisa; raihanah sari; Arif Rahman Prasetyo; Fathul Jannah; habibi habibi
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 3 (2021): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v11i3.26938

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah agar guru dapat meningkatkan profesionalisme melalui Pelatihan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Lahan Basah. Sasaran kegiatan pengabdian adalah guru-guru Guru SD Negeri Pemurus 02 Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dan guru yang tertarik dalam kegiatan pengembangan bahan ajar tersebut. metode pada kegiatan pengabdian ini yaitu Ceramah dan Tanya jawab, diskusi dan praktek Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Kontekstual Lahan Basah di Banjarmasin. Penelitian telah dilakukan pada 5-6 Juni 2021 dan dilaksanakan secara daring, mengingat peningkatan jumlah Penderita covid 19 yang terus menanjak, dan sebagian peserta maupun tim belum mendapatkan vaksin covid. Jumlah peserta yang hadir yaitu 17 orang. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik. hal ini ditandai dengan aktifnya tanya jawab oleh peserta, jumlah peserta yang etap dari awal hingga akhir acara serta antusiasnya peserta dalam mencoba mengembangkan perangkat pembelajaran berbasiis kontekstual lahan basah. Kendala yang terjadi saat kgiatan yaitu adanya kendala jaringan internet, sehingga terkadang peserta maupun pemateri keluar masuk jaringan zoom meeting.
MILLENIALS IN VISUAL: APPOINTMENT OF EDUCATIONAL ISSUES IN INDONESIA THROUGH DIGITAL STRIP COMIC ON INSTAGRAM Muhsinah Annisa; Fadhlan Muchlas Abrori; Rumansyah Rumansyah; Asrani Asrani; Herti Prastitasari
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 10, No 4 (2020): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v10i4.22983

Abstract

The purpose of this study is to describe students' responses and reactions regarding digital comics using the Instagram platform. The approach in this research is qualitative with descriptive research type. Data collection was carried out through a survey of 50 students at the University of Borneo Tarakan and 119 students from the University of Lambung Mangkurat. The results of student responses and reactions were positive. Students respond to comics in terms of format and relevance. Meanwhile, students react to comics based on attractiveness and satisfaction. Research is limited to describing students' responses and reactions, without measuring the effectiveness of comics in learningKeywords: Digital Comics Strip, Instagram, Respons, Reaction
KAJIAN ASPEK BIOLOGI EKONOMI LAHAN BASAH DI KALIMANTAN SELATAN (Studi Etnobiologi dan Potensinya dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar) muhsinah annisa; Herti Prastitasari
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol 11, No 1 (2021): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v11i1.24739

Abstract

Lahan basah sebagai daerah yang memiliki tingkat biodiversitas yang sangat tinggi memiliki potensi secara ekonomi. Potensi ekonomi bisa dimanfaatkan dari tumbuhan, hewan dan lingkungan lahan basah. Secara garis besar tujuan penelitian ini untuk mengkaji aspek nilai ekonomi lahan basah dan menganalisis potensinya untuk pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara melalui teknik Participatory Rural Appraisal (PRA). Hasil data yang dikumpulkan kemudian dianalisis kesesuaiannya dengan KI dan KD di Sekolah Dasar. Hasil penelitian setidaknya didapatkan 83 spesies tumbuhan dan hewan.  Nilai ekonomi yang dikaji dalam penelitian ini mencakup nilai langsung (direct values), nilai tidak langsung (indirect values), nilai opsi (option values), dan nilai keberadaan (existence values). Selanjutnya Hasil penelitian bisa dijadikan sebagai konten dalam pembelajaran di kelas 3 sekolah dasar pada tema 2 terkait “menyayangi tumbuhan dan hewan”. 
Pelatihan Teknik Menulis Best practice Bagi Kepala Sekolah di PKG Banjarmasin Tengah Novitawati Novitawati; Ratna - Purwanti; Sulaiman Sulaiman; Herti Prastitasari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v3i2.2739

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan kepala sekolah dalam menulis Best Practice. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi ceramah, tanya jawab dan diskusi. Peserta pengabdian adalah kepala sekolah TK di lingkungan PKG Banjarmasin Tengah yang berjumlah 37 peserta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan November tahun 2020 selama dua hari. Kegiatan pelatihan berjalan lancar, peserta mendapatkan pengetahuan tentang penulisan Best practice mengenai orisinalitas, inovatif, elaborative, inspiratif, empirik dan aplikatif. Hasil Best practice dapat direflikasi, dimanfaatkan dan atau dikembangkan baik di sekolah sendiri maupun di sekolah lain. Kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di gugus yang sama maupun di gugus yang berbeda dengan sasaran Kepala sekolah yang benar-benar membutuhkan pelatihan penulisan Best Practice. The purpose of the workshop activities is to increase the principal's knowledge in writing Best Practice. The methods used in this workshop include lectures, question and answer and discussion. The community service participants were the kindergarten headmaster in the PKG Banjarmasin Tengah, totalling 37 participants. This community service activity was carried out in November 2020 for two days. The workshop activities run smoothly, and participants get knowledge about writing best practices regarding originality, innovation, elaborative, inspirational, empirical and applicative. Best practice results can be replicated, utilized, or developed in their schools and other schools. Community service activities like this can be carried out routinely in the same cluster or different clusters with the target of the principal who needs a best-practice writing workshop. 
Developing An Atlas Based on Biodiversity of Plants and Animals in Wetland Muhsinah Annisa; Fadlan Muchlas Abrori; Teguh Prasetio; Herti Prastitasari; Asrani Asrani
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.609 KB) | DOI: 10.46843/jiecr.v3i3.102

Abstract

This study aims to develop an atlas based on the wetland biodiversity of South Kalimantan. The development of the atlas in this research uses a 4-D development model, which consists of define, design, develop, and disseminate. However, the development stage only reaches the development stage. The instrument in this study consisted is Instruments at the research phase include species identification sheet, ecosystem identification sheet, and community interview sheet, and the other Instruments at the development phase include learning atlas validation sheets. The results of documentation and identification showed that there were 83 species of plants, animals, and plants, with details of 65% plant species and 35% animal species. Furthermore, related to the development of a learning atlas based on the assessment of content experts, media experts, and practitioners, scores above 90% were obtained and obtained valid criteria. Meanwhile, the assessment of linguists gets an assessment of 80 - 88% with quite valid criteria.  The media atlas developed for further research can be applied to classroom learning to determine its effect on learning outcomes. Another thing that can be done is to change the atlas format in digital form so that it can be used virtually during the COVID-19 pandemic.
Kajian Etnosains Berdasarkan Aspek Sosio-Kultural pada Lahan Basah di Kalimantan Selatan (Studi Etnobiologi dan Potensinya dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar) Muhsinah Annisa; Fadhlan Muchlas Abrori; Herti Prastitasari; Asrani Asrani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1752

Abstract

Tujuan pada penelitian ini dalah untuk mendeskripsikan kajian etnosains pada lahan basah di Kalimantan Selatan berdasarkan aspek sosio-kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan penelitian deskriptif. Penelitian dilakukan pada masyarakat jalan teluk Gampa Kelurahan Sungai Jingah Banjarmasin. Pengambilan data dikumpulkan melalui teknik observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder dari studi literatur mengenai sosio kultural masyarakat Kalimantan selatan. Pengukuran sosio-kultural berkaitan dengan kesejahteraan manusia di lahan basah. Kriteria dalam kajian sosio-kultural meliputi  nilai terapeutik, nilai kemudahan, nilai warisan, nilai spiritual, dan nilai keberadaan. Kelima nilai tersebut telah dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya. Namun pada nilai kemudahan masih kurang maksimal terutama terkait keberadaan tempat pariwisata di daerah lahan basah tersebut.
MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI MASA PANDEMI COVID 19 DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER Herti Prastitasari; Noor Mairin Isnani; Jumadi Jumadi; Dessy Dwitalia Sari; Intan Susetyo Kusumo Wardhani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.392 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v11i3.8959

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran minat belajar matematika siswa SD di masa covid 19 berdasarkan perspektif gender melalui penggunaan indikator minat belajar yakni perasaan senang/suka terhadap matematika, ketertarikan siswa terhadap pembelajaran matematika, perhatian siswa terhadap pembelajaran matematika, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaan matematika, dan kepuasan terhadap pembelajaran matematika. Motode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Peneliti, guru, dan siswa yang terdiri atas 3 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan berasal dari satu sekolah dasar negeri di Kabupaten Kabupaten Tapin. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa yakni siswa laki-laki memperoleh skor prosentase 97,50 % dan siswa perempuan memperolah skor 96,67%. Data tersebut menunjukkan bahwa siswa laki-laki memiliki minat belajar yang lebih tinggi daripada perempuan, tetapi perbedaannya tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran matematika, perbedaan jender bukan merupakan variabel yang menentukan perbedaan minat belajar siswa. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran matematika di SD, yang penting guru perlu menyajikan pembelajaran secara menarik agar minat belajar para siswa tetap baik.  
DIAGNOSIS OF CALCULATION DIFFICULTIES AT ELEMENTARY SCHOOL IN LOW CLASS Herti Prastitasari; Cholis S Sa’dijah; Styo Mahendra Wasita Aji
E-CHIEF Journal Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.342 KB) | DOI: 10.20527/e-chief.v1i2.4103

Abstract

 The purpose of this study was to diagnose the difficulty of counting, the factor causing the difficulty of counting and the solution to the problem of learning difficulties in numeracy experienced by the lower grade students. This study uses a qualitative approach. This research data collection uses test, observation and interview. The data collected were analyzed with the stages of data reduction, data presentation and conclusions. Based on the result of the analysis of the data obtained, the result showed that subjects with high abilities did not have difficulty in counting. Subjects who are capable are having difficulty understanding concepts, difficulty distinguishing operating symbols, difficulty applying counting principles and difficulty translating questions. Subjects with low abilities have difficulty counting and distinguishing operating symbols, difficulty translating questions, and difficulty applying arithmetic principles. Factors causing difficulty in counting are the lack of motivation and interest of students in learning and students are not yet fluent in reading. The solution in overcoming these problems is to instil the concept of addition and subtraction of numbers to children using concrete and semi-concrete objects, the questions presented are using picture questions, both routine questions and story questions, and the use of media and learning models to generate interest and motivation in children in counting addition and counting subtraction.Keywords: learning difficulties, arithmetic operations, addition and subtraction
Co-Authors a, Asrani Abdan, Sarwani Afrida Risa Aliya Ahmad Suriansyah Akhmad Riandy Agusta Aldy Ferdiyansyah Aliya, Afrida Risa Amsika Ausyra Annisa Aulia Rahmah Apriliani, Rosa Fitra Arif Rahman Prasetyo Arta Mulya Budi Harsono Asrani Asrani Asrani Asrani, Asrani Astuti, Wahyuni Eka Atsna Azizah Aulia, Wanda Bagoes Pribadi , Muhammad Cholis Sa’dijah Dea Natasya Putri Dessy Dwitalia Sari Desyandri Desyandri Deta Safitri Dina Afriani Eka Cahya Sari Putra Eka Cahya Sari Putra Eka Cahya Sari Putra Elsa Risnawati Erma Marhamah Erny Wahdini Fadhlan Muchlas Abrori Fathul Jannah Fathul Jannah, Fathul Fatihah, Dea Amani Fendrik, Muhamad Gina Alpadhila Habibi Habibi Habibie, Muhammad Fathan Noor Huljannah, Miftha Husnul Hatimah Intan Susetyo Kusumo Wardhani Isnani, Nor Mairin Istianah, Tia Nur Jannatul Radhaina Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Jumadi Khairati Olfah M. Miftah Asshadiqy Mahdalina Mahdalina Mahmuddin Melinda Fitria Melly Wati Metta Caroline Setiadi Miftha Huljannah Mubarok Muhamad Yusri Muhammad Fathan Noor Habibi Muhammad Fendrik Muhammad Salehudin Muhsinah Annisa Nida Helnisa Noor Habibi, Muhammad Fathan Noor Mairin Isnani Nora Vitriati Norhidayah Novitawati Novitawati Nurhidayah Nurtinah Zuliana Nurul Julaifah Purwanti, Ratna Qohar, Abd. Rahmah Hayati Rahmanika Amalia Rahmawati raihanah sari Raihanah Sari Ratna Purwanti RATNA PURWANTI Raudatun Inayah Rianty Yulandra Rini Wardani Risa Aliya, Afrida Rumansyah Rumansyah Rusmansyah Sakerani Sakerani Styo Mahendra Wasita Aji Styo Mahendra Wasita Aji Sukma Ayu Pratiwi Sulaiman Sulaiman Sunarno Sunarno Sunarno Sunarno Syaira, Alya Tarisa Nur Taufik Kurahmah Taufik Kurahman, Taufik Teguh Prasetio Teguh Prasetio Teguh Prasetio Tia Nur Istianah Umu Khulsum Widiyawati Yogi Prihandoko