Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar. Penyebabnya siswa belum mampu berpikir kritis dalam kemampuan menganalisis argumen, kemampuan bertanya, kemampuan menjawab, kemampuan memecahan masalah, dan kemampuan menarik kesimpulan. Solusi permasalahan tersebut guru dapat menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan TPACK. Tujuan dari penelitian ini mendiskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, menganalisis kemampuan berpikir kritis dan peningkatan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan TPACK. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 berjumlah 24 orang siswa di SDN Teluk Dalam 9 pada tahun ajaran 2022/2023. Hasil dari penelitian diperoleh aktifitas guru memperoleh skor 32 dengan kriteria sangat baik, aktivitas siswa mencapai 100% dengan kriteria sangat aktif, sedangkan kemampuam berpikir kritis 100% dan hasil belajar 95,8% tuntas. Kesimpulannya pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan pendekatan TPACK dikatakan berhasil. Aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik dan aktivitas siswa mencapai kriteria sangat aktif. Serta kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar meningkat atau mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan.
Copyrights © 2023