Jurnal Widyaiswara Indonesia
Vol. 5 No. 02 (2024): Juni 2024

Analisis Implementasi Materi Pelatihan Nusantara Sehat Berbasis Tim Pada Puskesmas Daerah Terpencil Perbatasan Kepulauan (DTPK)

Gahayu, Sri Asih (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Sep 2024

Abstract

Pelatihan Nusantara Sehat berbasis tim langkah lanjut dari Program Nusantara Sehat yang merupakan Program Unggulan dari Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan atau menguatkan pelayanan Kesehatan primer di daerah terpencil perbatasan kepulauan (DTPK). Peserta program Nusantara Sehat adalah para tenaga profesional kesehatan yang terdiri dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi, dan tenaga kefarmasian yang merupakan tim dalam pelayanan kesehatan primer untuk ditempatkan di Puskesmas selama 2 tahun. Evaluasi Pasca pelatihan pada Desember 2019 ditemukan beberapa poin penting untuk pertimbangan lebih lanjut yang terkait materi Pelatihan yaitu materi belum optimal menunjang kompetensi Tenaga Kesehatan, waktu pelatihan yang terlalu lama, modul pelatihan tidak tersedia, dan pelaksanaan evaluasi pelatihan yang belum optimal. Untuk itu perlu dilakukan kajian mendalam secara akademis dengan metode kualitatif terhadap data evaluasi pasca Pelatihan tentang kesesuaian materi yang diberikan pada saat pelatihan dengan kebutuhan aplikatif di Puskesmas, implementasi materi yang diperoleh saat pelatihan, implementasi Rencana Usulan Kegiatan Nusantara Sehat (RUKUNS), faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi materi pelatihan di Puskesmas dan .gambaran manfaat keberadaan tim Nusantara Sehat terhadap performa Puskesmas. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebagian besar materi pelatihan sudah sesuai dan dapat diimplementasikan di Puskesmas, RUKUNS: sebagian besar 19 Puskesmas belum melaksanakan, sementara 12 Puskesmas sudah melaksanakan dgn variasi 20% s.d 72%, ada faktor pendukung dan penghambat, yaitu Puskesmas mendapatkan materi pelatihan yang uptodate, dan hanya Sebagian kecil yg menemukan hambatan dalam implementasi Materi Pelatihan,dan Tim Nusantara Sehat dinilai membawa kontribusi positif terhadap performa dan sangat membantu Puskesmas. Saran untuk penelitian ini diharapkanBalai Besar pelatihan Kesehatan Ciloto bersama program terkait dari Kementerian Kesehatan yang merencanakan Program Pelatihan Nusantara Sehat Tim ini dapat memperbaharui struktur program Pelatihan dengan memprioritaskan materi yang sudah sesuai dan dapat diaplikasikan di Puskesmas DTPK. Untuk materi Pelatihan yang kurang diimplementasikan di Puskesmas, dapat dipertimbangkan untuk di kurangi jam pelajarannya dan ditelaah kembali untuk kemanfaatannya. Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten dan Puskesmas untuk bisa mempertimbangkan dan membantu pelaksanaan Rencana Usulan Kegiatan Nusantara Sehat RUKUNS yang sudah dibuat oleh Tim Nusantara Sehat, dengan cara melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan pembuatan petunjuk teknis pelaksanaan RUKUNS. Kementerian Kesehatan dapat memfasilitasi Tim Nusantara Sehat ini di setiap Puskesmasnya sejak di mulai saat Pelatihan berlangsung sampai dengan penghantaran ke Lokasi penempatan Puskesmas DTPK oleh pendamping yang berasal dari Tim Fasilitator dan Widyaiswara, sehingga dapat terus memotivasi para individu dalam tim untuk bisa nantinya beradaptasi di lokasi Puskesmas DTPK

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

iwi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Education Environmental Science Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

Jurnal Widyaiswara Indonesia (JWI) menerima naskah Karya Tulis Ilmiah (KTI) dari para widyaiswara se-Indonesia, pejabat fungsional tertentu, serta dari penulis umum lainnya, termasuk mahasiswa sarjana dan pascasarjana. Naskah KTI yang dapat diterbitkan pada Jurnal Widyaiswara Indonesia adalah naskah ...