Quarter-life crisis merupakan fase di mana seseorang merasa cemas terhadap kehidupannya di masa mendatang. Masa transisi dari remaja menuju dewasa memiliki beberapa tantangan yang tentunya berbeda dibandingan dengan proses perkembangan sebelumnya. Ketika seseorang berkembang menuju usia yang lebih matang, mereka akan menghadapi kehidupan baru seperti pekerjaan, status pernikahan, dan perubahan mindset. Fase ini sering menimbulkan rasa stres bagi beberapa orang. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah alternatif solusi untuk membentuk mindset supaya orang-orang di usia dewasa muda dapat menghadapinya dengan pola pikir yang benar. Peneliti akan menggunakan pendekatan psikososial untuk mengidentifikasi permasalah ini dan memberikan perspektif dari pendidikan Kristen. Artikel dengan judul Perspektif Pendidikan Kristen dalam Menghadapi Quarter-Life Crisis pada Usia Dewasa Awal menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan referensi dari sepuluh penelitian yang sudah dilakukan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil dari penelitian ini melaporkan bahwa perspektif kekristenan diharapkan dapat menjadi solusi dalam menghadapi quarter-life crisis supaya setiap orang dewasa dapat menyadari bahwa krisis emosi yang dirasakan dapat diatasi oleh dirinya sendiri karena merekalah yang memutuskan untuk memilih arah dari rencana hidupnya.
Copyrights © 2023