Artikel ini membahas makna kematian Yesus Kristus di atas kayu salib dalam konteks teologi pembebasan dan keadilan sosial, dengan fokus pada penderitaan yang dialami oleh Yesus dalam narasi salib. Pendekatan teologis yang digunakan mengintegrasikan perspektif teologi pembebasan dan keadilan sosial dalam konteks Indonesia, yang memperkaya pemahaman akan pengorbanan Yesus bagi umat manusia. Melalui analisis historis dan teologis, artikel ini menguraikan proses penyiksaan dan penderitaan yang dialami oleh Yesus sebelum penyaliban, serta implikasinya dalam konteks keadilan sosial dan pembebasan. Dengan mempertimbangkan konteks Indonesia, artikel ini juga mengeksplorasi bagaimana penderitaan Yesus di salib dapat memberikan inspirasi bagi umat Kristen dalam memperjuangkan keadilan sosial dan solidaritas dalam masyarakat. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi pada pemahaman teologis tentang penderitaan Yesus Kristus dan relevansinya dalam konteks kontemporer Indonesia.
Copyrights © 2024