Di sektor keuangan Indonesia, sebagian besar lembaga pemerintahan khususnya pada daerah KotaSemarang menerapkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk mendorong tata kelolapemerintahan yang baik (Good Governance). Namun, laporan dari tahun 2019 hingga 2023menunjukkan bahwa skor rata-rata Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) berada pada angka 74.5, yang menunjukkan perlunya perbaikan dalam ketaatan pada prinsip-prinsip tata kelola Good Governance. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kembali bagaimana pemanfaatan teknologi,kompetensi sumber daya manusia, dan tingkat pendidikan mempengaruhi kinerja sistem informasiakuntansi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Semarang terhadap pencapaian GoodGovernance. Penelitian ini melibatkan 68 responden pegawai pada bidang keuangan di 34 instansi OPD, menggunakan regresi linier berganda untuk analisis, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Temuan ini menyoroti bahwa pemanfaatan teknologi dan kompetensi sumber daya manusia berdampak signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, sedangkan tingkat pendidikan tidak menunjukkan pengaruh signifikan.
Copyrights © 2024