Pendapatan usaha nelayan berbeda dengan pendapatan usaha yang lainnya, apabila pedagang dapat mengkalkulasikan keuntungannya yang diperoleh tiap bulan, tidak dengan nelayan yang kegiatannya penuh dengan ketidakpastian. Sementara biaya pendidikan yang tinggi menjadi salah satu faktor penghambat bagi nelayan dengan status sebagai masyarakat miskin yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasar hidupnya. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, hal ini diperoleh dari hasil statistik uji regresi dengan nilai t hitung sebesar 2,259 dengan nilai signifikansi sebesar 0,032 lebih kecil dari 0,05 dan koefisien regresi mempunyai nilai positif sebesar 0,319; modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan nelayan, hal ini diperoleh dari hasil statistik uji regresi dengan nilai t hitung sebesar 3,204 dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 lebih kecil dari 0,05 dan koefisien regresi mempunyai nilai positif sebesar 0,401; Dan variabel pendidikan dan modal usaha secara bersama-sama mempengaruhi variabel pendapatan sebesar 60,1% sedangkan sisanya sebesar 39,9% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel penelitian yang diteliti.
Copyrights © 2023