Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Solving berbasis Geogebra terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP Negeri 1 Langke Rembong. Jenis penelitian ini menggunakan studi eksperimen semu dengan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Langke Rembong dengan jumlah 372 siswa yang terdiri dari 11 kelas. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian pada kelas eksperimen yaitu kelas VIII G yang berjumlah 34 siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Solving berbasis Geogebra, sedangkan pada kelas kontrol yaitu kelas VIII H yang berjumlah 34 siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis matematis siswa berbentuk uraian dengan 5 butir soal. Teknik analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan separated varians t-test dimana sebelumnya uji asumsi dipenuhi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai t_hitung=3,639>t_tabel=1,668 dengan nilai effect size sebesar 2,806 (efek kuat). Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Solving berbasis Geogebra berpengaruh kuat terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Langke Rembong. Berdasarkan hal tesebut dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kurikulum dengan menerapkan model pembelajaran Problem Solving berbasis Geogebra dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.
Copyrights © 2024