Scratch dalam pembelajaran pemrograman memiliki bahasa pemrograman yang sederhana yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa. Melihat perkembangan digital dan kebutuhan pendidikan saat ini dan di masa depan, Scratch memiliki peran yang cukup baik dalam aplikasinya di sekolah dasar sebagai pelopor menuju literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aplikasi Scratch dalam pembelajaran pemrograman dengan panduan penggunaan Scratch sebagai aplikasi pendukung pembelajaran pemrograman. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif pada siswa kelas VI SD Plus Muhammadiyah Brawijaya Kota Mojokerto. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui: (1) wawancara; (2) observasi; dan (3) dokumentasi. Data yang terkumpul melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi data dengan merujuk pada konsep Miles dan Huberman. Analisis pengalaman pengguna dalam penelitian ini menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) sebagai panduan penggunaan Scratch sebagai aplikasi pendukung pembelajaran pemrograman.
Copyrights © 2020