Pendidikan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai Islam di kalangan santri putra, seperti yang terjadi di Pondok Pesantren HM Al-Mahrusiyah III Unit Ngampel. Departemen keamanan memegang peran penting dalam menegakkan peraturan dan memitigasi pelanggaran. Penelitian ini berfokus pada cara pengurus keamanan membina kenakalan santri putra, dampaknya, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menjelaskan karakteristik fenomena ini, mengandalkan analisis deskriptif berdasarkan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan upaya pengurangan tingkat kenakalan melalui pemberdayaan santri dalam akhlakul karimah, nasihat, amar ma'ruf nahi munkar, dan implementasi pendidikan akhlak. Jenis kenakalan terbagi menjadi kenakalan biasa dan pelanggaran berat. Upaya pembinaan melibatkan metode keteladanan, nasihat, pembiasaan, sanksi, dan ganjaran.
Copyrights © 2021