Tujuan penelitian ini : (1) memahami pengaruh beban berlebih (overload) pada perkerasan jalan dan (2) menganalisis pengaruh beban berlebih (overload) pada perkerasan jalan menggunakan metode Bina Marga (BM) 2013. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian survei dengan jenis data kuantatif. Data yang dikumpulkan berupa data primer diperoleh dari pengamatan secara langsung di jalan Cemara Medan dan data sekunder yang diperoleh dari institusi Pemerintah. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013 yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga yakni dengan : (1) mencari angka ekivalen kendaraan, (2) menghitung angka ekivalen akibat adanya beban berlebih kendaraan, dan (3) menghitung nilai CES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) adanya beban berlebih (overload) mengakibatkan perubahan angka ekivalen yang cukup besar karena penambahan beban melebihi beban sumbu standar pada sumbu kendaraan yang menyebabkan penambahan daya rusak yang cukup signifikan. Kerusakan terjadi lebih cepat karena konsentrasi beban tiap roda kendaraan sangat tinggi apalagi dengan adanya beban berlebih, karena pada perencanaan perkerasan jalan masih mengacu kepada desain kendaraan untuk muatan normal. Mekanisme beban kendaraan dalam mempengaruhi perkerasan jalannya tergantung pada luas bidang kontak ban dan bentuk konfigurasi sumbu kendaraan. (2) Pada kondisi tanpa adanya pertambahan lalu lintas, maka umur perkerasan diperkirakan akan berakhir pada tahun ke 10 sejak jalan dibuka sesuai dengan rencana. Namun, dengan adanya kondisi pertambahan lalu lintas 10% maka terjadi pengurangan dengan persentase (-10%) dari umur rencana 10 tahun.
Copyrights © 2024