Makanan dan minuman yang disajikan di suatu destinasi pariwisata memiliki ciri khas yang membedakannya dengan destinasi pariwisata lainnya. Ciri khas ini dapat berupa bahan baku, cara pengolahan, atau penyajian. Identitas gastronomi yang kuat dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan, dan dapat membantu destinasi pariwisata tersebut untuk bersaing dengan destinasi pariwisata lainnya. Sebagai desa wisata rintisan, Desa Cacaban Lor membutuhkan pembinaan dan bimbingan dalam menemukan identitas gastronominya. Dengan mempertimbangkan daya saing keunikan, ketersediaan bahan, serta kemudahan teknik pembuatan maka bolu pisang berbahan dasar tepung talas dinilai sebagai produk yang dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi produk UMKM Desa Cacaban Lor. Keahlian pembuatan Bolu Pisang berbagan dasar Umbi Talas, dapat menjadi salah satu alternatif daya tarik wisata dari aspek kuliner atau makanan khas oleh-oleh Desa Cacaban Lor. Program kemitraan masyarakat pelatihan pembuatan bolu pisang berahan dasar umbi talas diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memberikan bekal keterampilan bagi masyarakat dalam membuat produk makanan dengan memanfaatkan produk lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Copyrights © 2023