Menurunnya prestasi belajar siswa merupakan akibat dari rendahnya motivasi berprestasi yang dimiliki siswa. Siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah ditunjukkan dari ketidakstabilan nilai prestasi belajarnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi yaitu adversity quotient. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran adversity quotient pada siswa SMP, mendeskripsikan gambaran motivasi berprestasi pada siswa SMP, dan menguji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adversity quotient siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 56,9%, motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan presentase 51,1%, dan terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient dengan motivasi berprestasi siswa SMP Pembangunan Laboratorium UNP dengan koefisien korelasi sebesar 0,264 dengan nilaiĀ signifikansi sebesar 0,002 pada tingkat hubungan yang lemah. Artinya semakin tinggi adversity quotient maka semakin tinggi pula motivasi berprestasi, sebaliknya semakin rendah adversity quotient maka semakin rendah pula motivasi berprestasi. Adapun layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk meningkatkan adversity quotient dan motivasi berprestasi siswa yaitu layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling individual.
Copyrights © 2022