Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mobile marketing terhadap impulsive buying dengan perceived benefit dan perceived risk sebagai mediasi, dengan objek penelitiannya yaitu pengguna e-commerce shopee. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode self-administred survey dengan menggunakan kuesioner melalui skala 1-10. Kuesioner didistribusikan kepada 265 responden menggunakan purpose sampling. Dengan kriteria sampel yaitu pengguna e-commerce shopee dengan usia minimal 18 tahun yg berdomisili di pulau jawa dan pernah menggunakan e-commerce Shopee. Alat analisis yang digunakan yaitu Structural Equation Modeling (SEM) dengan software AMOS. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mobile marketing tidak berpengaruh terhadap perceived benefit, mobile marketing berpengaruh positif terhadap perceived risk, perceived benefit tidak berpengaruh terhadap impulsive buying, perceived risk berpengaruh terhadap impulsive buying
Copyrights © 2023