Penelitian ini membahas perancangan kemasan sekunder untuk produk Madu Kelulut oleh UMKM Ohanni dalam upaya meningkatkan nilai jual. Fokus penelitian meliputi analisis karakteristik kemasan sekunder yang menarik, desain kemasan yang efektif, memperkuat identitas merek dan nilai-nilai produk, serta mempertimbangkan aspek ungsional dan ekonomis. Salah satu fenomena kemasan saat ini adalah kebutuhan untuk memiliki jendela pada desain kemasan, memungkinkan produk madu dapat terlihat tanpa perlu membuka kemasan. Metode deskriptif dan kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian menegaskan kebutuhan akan desain kemasan yang lebih baik untuk memenuhi persyaratan pasar dan menekankan dampak desain kemasan terhadap persepsi konsumen dan diferensiasi produk di pasar yang kompetitif. Desain kemasan yang telah dirancang berhasil meningkatkan pengenalan produk, daya tarik konsumen, dan pada akhirnya nilai pasar, menunjukkan peran signifikan desain kemasan yang efektif dalam strategi pemasaran produk.
Copyrights © 2024