Moda transportasi memiliki peran penting dalam distribusi barang, termasuk vitamin dan obat-obatan. Kantor Pos Logistik Bo Bandung menghadapi tantangan dalam mendistribusikan vitamin dan obat X pada trayek Bandung-Cianjur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi dalam konteks tersebut. Faktor-faktor yang dianalisis mencakup biaya, waktu pengiriman, kondisi infrastruktur, keamanan, ketergantungan terhadap kondisi cuaca, jarak dan medan, kapasitas angkut, regulasi pemerintah, ketersediaan moda transportasi, serta preferensi konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya dan waktu pengiriman adalah faktor utama yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi. Kondisi infrastruktur yang buruk dan cuaca yang tidak mendukung juga menjadi tantangan signifikan. Keamanan dalam transportasi mempengaruhi keberhasilan distribusi, terutama untuk barang-barang kritis seperti obat dan vitamin. Selain itu, regulasi pemerintah dan preferensi konsumen turut berperan dalam keputusan pemilihan moda transportasi. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan infrastruktur, penyesuaian strategi distribusi berdasarkan cuaca, dan evaluasi regulasi yang mendukung efisiensi distribusi. Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, diharapkan distribusi vitamin dan obat X pada trayek Bandung-Cianjur dapat lebih efisien dan efektif, sehingga mendukung kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Copyrights © 2024