Gereja Methodist termasuk salah satu anggota Persekutuan Gereja-Gereja Seluruh Indonesua (PGI). Dalam melaksanakan tugas pelayanan gerja, juga membutuhkan dana agar tujuan dan program gereja tercapai. Gereja wajib membuat laporan keuangan sebagai pertanggung jawaban kepada anggota jemaat. Untuk memudahkan penyusunan laporan keuangan ikatan akuntansi indonesia menerbitkan standat yaitu Interpretasi standar akuntansi keuangan 35 ( ISAK 35). Agar mempermudah GMI “Anugerah” memperoleh sumber dana dari luar. Tujuan penelitian adalah perbandingan laporan keuangan yang ada di GMI ‘Anugerah” dengan yang sesuai di ISAK 35 dapat dipahami secara sederhana, penelitian ini menggunakan metode kualitatif . dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi dengan melakukan perbandingan laporan keuangan yang ada di GMI “anugerah” dan yang sesuai dengan ISAK 35. Hasilnya dalam penyusunan GMI “ anugerah” hanya , pemasukan dan pengeluaran hal ini tidak relevan dengan ISAK 35. Kesimpulan dari penelitian dalam perencanaan laporan keuangan GMI‘’Anugerah” tidak sesuai dengan ISAK 35.
Copyrights © 2024