Continuity of care in midwifery is a series of continuous and comprehensive service activities starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborns and planned family services that link women's health in particular and the personal circumstances of each individual. Midwives have an important role as implementers, such as midwives providing midwifery care for pregnancies and family planning acceptors, midwives as managers, such as managing public health activities, especially regarding mothers and children, and midwives as educators, such as midwives providing health education and counseling to clients, training and guiding cadres. In this study the author used descriptive research methods, data collection techniques, namely through interviews, observation, physical examination, supporting examination, documentation study and bibliography study. The subject in this case study is purposive, which means that the subject is selected based on a certain goal to be achieved. This research started from october 30,2023 to june 16 2024, until the date of midwifery care given to Mrs. Mdn which lasted from pregnancy, childbirth, postpartum, neonate to family planning with a frequency of visits for pregnant women 4 times, postpartum 2 times, neonate 2 times, delivery and family planning were carried out at the health center. For Mrs. Mdn, the pregnancy process proceeded physiologically without any problems or complications, although at TM 1 the mother complained of lower abdominal cramps. TM III complained of lower back pain. The birthing process proceeded normally. During the second postpartum visit there were no complaints. In providing birth control midwifery care, the mother has been given counseling and decided to use 3-monthly birth control injections at the community health center after giving birth. Continuous midwifery care (continuity of care) then always applies midwifery management, maintains and binds competence in providing care according to midwifery service standards. Abstrak Asuhan continuity of care dalam kebidanan adalah serangkaian kegiatan pelayanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir serta pelayanan keluarga berenana yang menghubungkan kesehatan perempuan khususnya dan keadaan pribadi setiap individu. Bidan mempunyai peran penting sebagai pelaksana seperti, bidan melakukan asuhan kebidanan kehamilan hingga akseptor KB, bidan sebagai pengelola seperti, mengelola kegiatan – kegiatan kesehatan masyarakat terutama tentang ibu dan anak dan bidan sebagai pendidik seperti, bidan memberikan pendidikan dan penyuluhan kesehatan pada klien, melatih dan membimbing kader. Dalam asuhan ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksan penunjang, studi dokumentasi dan studi daftar pustaka. Subjek pada studi kasus ini yaitu secara purosive yang artinya pengambilan subjek dilakukan berdasarkan adanya tujuan tertentu yang ingin dicapai. Penelitian ini dimulai sejak tanggal 30 oktober 2023 sampai dengan tanggal 16 juni 2024 asuahan kebidanan yang diberikan pada Ny.MDN yang berlangsung dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus sampai KB dengan frekuensi kunjungan hamil sebanyak 4 kali, nifas 2 kali, neonatus 2 kali, persalinan dan KB dilakukan di puskesmas. Pada Ny.MDN proses kehamilan berjalan dengan fisiologis tidak ada masalah maupun komplikasi walaupun pada TM 1 ibu mengeluh kram perut bagian bawah. TM III mengeluh nyeri pingang. Proses persalinan berjalan dengan normal. Pada masa nifas kujungan ke 2 tidak ada keluhan. Dalam memberikan asuhan kebidanan KB ibu tela diberikan konseling dan memutuskan untuk menggunakan KB suntikan 3 bulanan di puskesmas setelah melahirkan. Asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care) selanjutnya selalu menerapkan manajemen kebidanan, mempertahanakan dan mengikatkan kompetensi dalam memberikan asuhan sesuai standar pelayanan kebidanan.
Copyrights © 2024