Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usahatani kopi arabica gayo sistim konvensional dalam kaitannya dengan adopsi pertanian berkelanjutan dengan sistim organic di Kabupaten Aceh Tengah. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini, data primer bersumber dari 42 responden yang dipilih secara acak dari 6 wilayah kecamatan yang memiliki usahatani kopi arabica gayo sistim konvensional. Selanjutnya data dianalisis dengan model adopsi yang digunakan adalah model numerik, dengan tujuan untuk mengukur variabel dan besarnya hubungan yang diwakili, mencakup peran persepsi pribadi petani dan tujuan maksimalisasi keuntungan yang diharapkan dalam memutuskan untuk mengadopsi. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat kekhawairan petani tidak tercapainya efisiensi produksi pisik apabila diadopsinya pertanian berkelanjutan dengan sistim organik. Untuk dapat diadopsinya pertanian berkelanjutan ini perlu diberikan premium yang sebanding dengan penurunan nilai produksi total, selanjutnya ketersediaan masukan organik, pengetahuan, dan keterampilan merupakan keharusan dalam pengembangan pertanian berkelanjutan sistim organic di masa mendatang
Copyrights © 2024