Puyuh (Coturnix coturnix japonica) merupakan salah satu jenis unggas yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan ditingkatkan produksinya. Selain menghasilkan daging, puyuh juga menghasilkan telur. Ulat hongkong memiliki kandungan protein kasar senilai 44.72%, lemak kasar 42.48%, kadar abu 3.69% Metode yang dilakukan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 4 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 4 ekor Burung puyuh, sehingga yang digunakan adalah 64 ekor. Pakan yang digunakan adalah pakan komersil dan Tambahan ulat hongkong yang terdiri atas 4 yakni sebagai berikut: P0 PK 100% + 0% UH, P1 PK 90% + 10% UH, P2 PK 80% + 20% UH, P3 PK 70% + 30% UH. Dari hasil penelitian yang dilakukan didapat hasil bahwa penggunakan atau penambahan tepung Ulat Hongkong kedalam pakan tidak memiliki pengaruh terhadap tingkat produksi puyuh petelur. Penggunaan ditaraf 10% terbilang masih bisa diberikan karena tidak terlalu mempengaruhi produksi telur
Copyrights © 2024