Pelayanan publik merupakan fungsi dasar pemerintah yang berfungsi sebagai metrik kinerja utama bagi pemerintah nasional dan lokal. Jika pelayanan publik yang diberikan berfokus pada kebutuhan masyarakat, maka penyelenggaraan pemerintahan dianggap baik. Salah satu kota di Indonesia, Kota Surabaya, telah memperkenalkan e government dalam rangka mewujudkan konsep pelayanan publik yang terbuka dan akuntabel. Program Lontong Balap, salah satu layanan yang diciptakan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya, akan menjadi subjek penelitian ini. Pengadilan Negeri Kota Surabaya dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya berkolaborasi untuk menciptakan Lontong Balap, sebuah inovasi layanan Integrasi Layanan Terpadu. Inisiatif ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus pencatatan kelahiran dan kematian.. Menurut Ansell dan Gash (2007: 228), proses tata kelola kolaboratif-yang meliputi komunikasi tatap muka, pembangunan kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan hasil akhir-adalah teori yang digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Temuan studi Program Lontong Balap telah berhasil, dan masyarakat telah menyatakan kepuasannya terhadap program tersebut.
Copyrights © 2024