Lansia merupakan kelompok populasi yang rentan terhadap penurunan kemampuan fisik dan kesehatan umum. VO2Max, yang merupakan ukuran kapasitas maksimum seseorang dalam menggunakan oksigen selama aktivitas fisik, telah terbukti menjadi indikator penting dari kebugaran kardiorespirasi pada lansia. Lansia cenderung mengurangi aktivitasnya yang akan berdampak pada kebugaran jasmaninya. Kurangnya aktivitas fisik pada lansia dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik terhadap daya tahan kardiovakuler (VO2Max) pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analisis deskriptif non eksperimental. Sampel penelitian terdiri dari 30 orang yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kuisioner Physical Activity Scale for the Elderly (PASE) dan Six Minute Walking Test. Penelitian yang dilakukan menggunakan uji korelasi momen produk pearson didapatkan nilai signifikan 0,000 dan koefisien korelasi 0,947 yang artinya adanya korelasi yang sangat kuat kearah positif antara aktivitas fisik dan daya tahan kardiovaskuler (VO2Max).
Copyrights © 2024