Penelitian ini mengkaji penerapan kesetaraan gender di kelas VII C SMPN 46 Pekanbaru. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, penelitian ini meneliti bagaimana guru dan siswa berinteraksi tanpa diskriminasi gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas VII C sangat menjunjung tinggi kesetaraan gender, dengan guru yang aktif memastikan bahwa tidak ada kesenjangan antara siswa laki-laki dan perempuan. Semua siswa secara setara dalam berbagai kegiatan sekolah. Observasi langsung dan wawancara dengan subjek penelitian mengungkapkan bahwa siswa merasa bebas untuk mengejar minat mereka tanpa dibatasi oleh stereotip gender. Lingkungan yang inklusif ini telah menciptakan suasana belajar yang mendukung, di mana setiap siswa dihargai dan didorong untuk mengembangkan bakat mereka. Kesimpulannya, penerapan kesetaraan gender di kelas VII C menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat dari pendidik, lingkungan pendidikan yang adil dan inklusif dapat tercapai, memberikan dampak positif bagi perkembangan siswa secara keseluruhan.
Copyrights © 2024