Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi kebocoran gas LPG berbasis IoT yang dapat mengirimkan notifikasi real-time melalui aplikasi Telegram. Sistem ini menggunakan dua jenis sensor, MQ-2 dan MQ-6, yang diintegrasikan dengan NodeMCU V3 ESP8266 sebagai mikrokontroler. Metode penelitian meliputi perancangan sistem elektronik, pengembangan perangkat lunak, serta pengujian kinerja sistem dalam mendeteksi kebocoran LPG dan mengukur delay pengiriman notifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi kebocoran LPG dengan sensitivitas rata-rata sebesar 541,2 ppm untuk sensor MQ-2 dan 455,4 ppm untuk sensor MQ-6. Pengujian delay menunjukkan nilai rata-rata 4,57 ms untuk MQ-2 dan 3,66 ms untuk MQ-6, yang keduanya masuk kategori sangat baik menurut standar TIPHON. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sensor MQ-6 lebih optimal dalam mendeteksi kebocoran LPG. Sistem ini berpotensi untuk meningkatkan keamanan penggunaan LPG di berbagai lingkungan.
Copyrights © 2024