Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang berada dalam sabuk thalasemia dengan prevalensi karier thalasemia mencapai sekitar 3,8% dari seluruh populasi. Kualitas hidup anak penderita thalasemia beta mayor dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor genetik dan non genetik.Tujuan: Diketahuinya faktor - faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup anak thalassemia beta mayor. Metode: Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26 - 29 Oktober 2023 menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 140 orang dengan jumlah sampel sebanyak 58 responden, tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: Tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p value 0.725), lama sakit (p value 0,706), kadar hb pre tranfusi (p value 0,732), pendidikan Ayah dan ibu (p value 1,000 dan p value 0,782), dan status ekonomi (p value 0,313) dengan kualitas hidup anak thalasemi beta mayor di Ruang Pelayanan ODC Thalasemia RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang tahun 2023. Saran: Diharapkan ruang Pelayanan ODC Thalasemia agar dapat memberikan edukasi secara konsisten tentang cara meningkatkan kualias hidup pasien anak dengan thalasemia beta mayor yang menjalani tranfusi darah dalam pemberian asuhan keperawatan. Kata Kunci : Kualitas Hidup Anak; Thalasemia
Copyrights © 2024