Kawasan BSD City memiliki pertumbuhan pada industri yang pesat sehingga meningkatkan kepadatan penduduk. Karena urbanisasi yang meningkat di kota ini, khususnya dengan pertumbuhan hunian vertikal seperti apartemen, menimbulkan tantangan terhadap keseimbangan interaksi dengan alam. Oleh karena itu, pendekatan arsitektur biofilik diusulkan sebagai solusi untuk memperkuat kembali keterlibatan elemen alam dalam lingkungan Commercial Mixed-use mall dan apartemen pada Transit Oriented Development Intermoda BSD City. Dengan dilakukannya perancangan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menciptakan suatu kawasan yang berorientasi pada lingkungan dan tetap berinteraksi dengan alam. Metode mindmap digunakan untuk mengidentifikasi prinsip - prinsip yang relevan dalam penerapan konsep arsitektur biofilik di mall dan apartemen. Prinsip yang terimplementasi yaitu Visual connection with nature (interaksi visual dengan alam), Non-visual connection with nature (interaksi nonvisual dengan alam), Presence of water (keberadaan air), Variability in temperature and air flow (variabel perubahan panas & udara), Relationship to natural systems (interaksi dengan sistem alami), Material connection with nature (interaksi material dengan alam), dan Prospect and Refuge (prospek).
Copyrights © 2024