Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi efektif guna meningkatkan partisipasi politik perempuan di Kabupaten Kendal pasca Pemilu 2024, dengan fokus pada pengurangan hambatan patriarki. Meski demokrasi telah membuka ruang bagi partisipasi, perempuan masih menghadapi tantangan signifikan, seperti budaya patriarki, diskriminasi gender, kekerasan politik, serta minimnya dukungan dari keluarga dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis tinjauan pustaka untuk mengkaji literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa budaya patriarki dan rendahnya dukungan partai politik merupakan hambatan utama. Beberapa strategi yang diusulkan meliputi penerapan kebijakan afirmatif, kampanye kesadaran masyarakat, penguatan jaringan perempuan, serta melibatkan laki-laki sebagai mitra. Diperlukan upaya komprehensif dan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung partisipasi politik perempuan di Kabupaten Kendal.
Copyrights © 2024