Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan etnomatematika dalam aktivitas pertanian sawah (meugoe) di kabupaten Aceh Utara. Etnomatematika merupakan aplikasi matematika dalam konteks budaya lokal memainkan peranan vital dalam berbagai kegiatan pertanian masyarakat Aceh, mulai dari pengukuran lahan, penyiapan bibit, hingga proses panen. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Langkah -langkah penelitian ini meliputi observasi, wawancara dengan informan budaya (petani local), analisis dokumentasi terkait praktik-praktik pertanian tradisional Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di Aceh mengimplementasikan berbagai konsep matematika secara intuitif, seperti perbandingan, pengukuran, dan perhitungan area, yang terintegrasi dalam aktivitas sehari-hari mereka. Penelitian ini mengungkapkan bahwa matematika, sebagai bahasa universal, memiliki aplikasi yang kaya dan beragam di dalam kegiatan pertanian tradisional Aceh, memberikan wawasan baru dalam pendekatan pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.
Copyrights © 2024