Pelayanan kefarmasian di rumah sakit dalam hal ini terkait pengelolaan obat harus dilaksanakan secara multidisplin, terkoordinir dan menggunakan proses yang efektif untuk menjamin mutu, manfaat, keamanan dan khasiat sediaan farmasi. Gudang instalasi farmasi memiliki tanggung jawab dalam menjaga sediaan farmasi agar terhindar dari kerusakan dan menjamin mutu obat selama proses penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan dan distribusi obat di RSD Konawe Selatan berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif, dilakukan dengan pendekatan cross-sectional. Metode pengambilan data dengan menggunakan lembar ceklist observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 28 indikator penyimpanan 6 indikator belum sesuai standar dan 22 indikator telah sesuai standar. Sedangkan tahap distribusi terdapat 13 indikator pendistribusian dimana 3 indikator yang tidak diterapkan oleh RSD Konawe Selatan yaitu sistem desentralisasi, floor stock dan sistem kombinasi.
Copyrights © 2023