Penelitian dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan hutan reboisasi Golo Lusang dengan mengamati paramater dalam setiap indikator metode FHM seperti indikator vitalitas dengan parameter kerusakan pohon, produktivitas dengan parameter diameter pohon, biodiversitas dengan parameter keanekaragaman dan kekayaan, dan kualitas tapak dengan parameter keasaman tanah. Penelitian dilakukan pada 2 klaster plot pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan kerusakan tingkat klaster plot sebesar 0,5875 klaster plot 1, dan sebesar 0,9975 klaster plot 2 yang berarti tingkat kesehatan hutan reboisasi Golo Lusang dinilai dari indikator vitalitas parameter kerusakan pohon berkategori sehat. Hasil pengukuran produktivitas yaitu 0,021 m2 rata-rata LBDS klaster plot 1 dan 0,016 m2 rata-rata LBDS klaster plot 2. Sedangkan nilai volume sebesar 0,17 m3 rata-rata volume klaster plot 1 dan 0,14 m3 rata-rata volume klaster plot 2. Penilaian biodiversitas dengan parameter kekayaan jenis menunjukkan angka 1,0325 klaster plot 1 (rendah) dan 2,9425 klaster plot 2 (sedang) serta parameter keanekaragaman jenis menunjukkan angka 1,0475 klaster plot 1 (sedang) dan 2,1925 klaster plot 2 (sedang). Penilaian kualitas tapak klaster plot 1 sebesar 6,67 dan klaster plot 2 sebesar 6,83 menunjukkan kualitas tapak pada area reboisasi Golo Lusang berkategori baik.
Copyrights © 2023