Keputihan merupakan cairan atau sekret yang keluar dari vagina. Keputihan dapat menjadi fisiologis atau keadaan yang normal, atau patologis sebagai tanda dari adanya suatu penyakit. Menurut Prabawati (2019) di Indonesia, 90% wanita pernah mengalami keputihan, dan sebagian besar diantaranya dialami oleh remaja putri. Oleh karena itu dalam penelitian penulis bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan personal hygiene dengan kejadian keputihan pada remaja putri di desa samatan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dimana populasinya semua Remaja Putri di desa samatan. Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling, dengan sampel jenuh sejumlah 20 remaja putri. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene dan kejadian keputihan yang didapatkan melalui kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat secara deskriptif sederhana berupa persentase. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa mayoritas remaja putri yang mengalami keputihan memiliki pengetahuan kurang tentang personal hygiene yaitu sebanyak 3 siswi dari pada remaja putri yang memiliki pengetahuan baik tentang personal hygiene yang mengalami keputihan sebanyak 17 remaja . Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa masih banyak remaja putri di desa samatan yang mengalami keputihan memiliki pengetahuan yang kurang tentang personal hygiene. Untuk menanggulangi hal tersebut, diharapkan remaja putri dapat meningkatkan pengetahuannya tentang personal hygiene dengan cara memberikan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang bekerjasama dengan pihak pendidikan
Copyrights © 2023