Sebagai sumber kedua ajaran Islam, hadis harus selalu dibaca, diinterpretasikan, dan dipraktikkan oleh umat Muslim. Salah satu praktik sosial yang dilakukan oleh komunitas Muslim adalah dalam bentuk Praktik Terapi Kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi Inspirasi didirikannya Praktek Terapi Kesehatan non-Pemerintah. Penelitian ini menggunakan paradigma Living Hadis, yaitu bagaimana ajaran Nabi Muhammad (saw) dibumikan dalam bentuk praktek oleh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa; pertama, ternyata terdapat terapi kesehatan yang dianjurkan oleh Agama melalui Hadis. Demikian pula, institusi Pusat Bekam Ruqyah Medan cabang H. M. Yamin yang mendirikan dan melaksanakan semua kegiatan institusinya didasarkan pada pemahaman terhadap ajaran Islam, terutama sumber kedua ajaran Islam, yaitu hadis Nabi Muhammad. Kedua, sebagai teraapi keislaman yang dianjurkan, maka bentuk terapi ini menjadi mudah diterima oleh masyarakat, karena selain mendapatkan kesehatajn juga dapat dinilai mengamalkan Sunnah Nabi.
Copyrights © 2024