Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terhambatnya proses pembelajaran pendidikan fisioterapi. Pembelajaran tatap muka di kelas membutuhkan modifikasi metode pembelajaran menjadi pembelajaran online maupun blended learning yang memerlukan adaptasi pembelajar. Pembelajaran berbasis masalah (PBL) praktik fisioterapi dengan simulasi online di Jurusan Fisioterapi Poltekkes Surakarta membutuhkan adaptasi pembelajar. Pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan pelatihan Problem-based learning (PBL) praktik fisioterapi dengan simulasi online dapat menjadi solusi pemecahan masalah hambatan adaptasi pembelajar. Kegiatan pelatihan berbasis masalah (PBL) praktik fisioterapi dengan simulasi online dilaksanakan pada tanggal 16 s/d 19 Oktober 2023 pada 105 siswa tingkat 1 Program Studi Sarjana Terapan Jurusan Fisioterapi Poltekkes Surakarta yang meliputi materi teknik motivasi diri, keterampilan akses sumber belajar online, pengetahuan manajemen belajar efektif, dan kemampuan evaluasi diri mencapai hasil belajar secara mandiri. Sebelum mengikuti pelatihan, peserta diminta mengisi angket kuesioner ( pre test) menggunakan skala guttman tentang problem-based learning (PBL) praktik fisioterapi dengan simulasi online. Setelah mengikuti pelatihan, peserta diminta mengisi angket kuesioner ( post test) dengan hasil 102 siswa (97,1%) dari 105 siswa memiliki motivasi diri yang baik untuk belajar online, 97 siswa (92,4%) dari 105 siswa memiliki metode pengetahuan belajar online dengan efektif, 96 siswa (91,4%) dari 105 siswa memiliki keterampilan akses sumber belajar online, 90 siswa (85,7%) dari 105 siswa memiliki keterampilan evaluasi diri mencapai hasil belajar secara mandiri.
Copyrights © 2024