Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis penerapan proses manajemen risiko dalam pengendalian internal pemerintah di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi sebagai bentuk evaluasi dan penambahan wawasan mengenai penerapan manajemen risiko di pemerintahan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan data yang bersumber dari observasi, wawancara, dan studi literatur. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya beberapa permasalahan dalam pelaksanaan manajemen risiko di Bappeda Kabupaten Bekasi, terutama terkait pemahaman Sumber Daya Manusia (SDM) bappeda dalam memahami proses manajemen risiko. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya pelatihan dan pendampingan secara terus menerus untuk meningkatkan kapasitas SDM Bappeda Kabupaten Bekasi untuk menyusun dan melaksanakan proses manajemen risiko. Dengan demikian, akan meminimalisir berbagai kerugian yang akan menghambat tercapainya tujuan yang telah ditetapkan
Copyrights © 2024