Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora
Vol. 3 No. 1 (2024): Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora

Manajemen komunikasi risiko terhadap bencana kebakaran gedung

Andrianto, Rahadian (Unknown)
Gusfa, Henni (Unknown)
Hereyah, Yoyoh (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jan 2024

Abstract

Bahaya kebakaran merupakan bencana yang tidak dapat di prediksi kapan datangnya. Kerugian harta benda maupun nyawa seakan ada didepan mata. Komunikasi merupakan kunci keberhasilan dalam mitigasi risiko kebakaran, kesiapsiagaan, respon dan antisipasi kejadian kembali. Proses manajemen komunikasi risiko kepada pengelola dan penghuni gedung dapat mengurangi kerugian baik harta benda maupun jiwa dan mengantisipasi bencana kebaran terjadi lagi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi risiko berbabasis bangunan tinggi di Provinsi Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, paradigma konstruktivis teknis analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan pada saat pra penelitian, selama penelitian dan pasca penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumen. Subjek penelitian adalah pengelola gedung dan Disgulkarmat Provinsi DKI Jakarta. Hasil dari penelitian ini adalah manajamen komunikasi risiko dapat menjadi kunci dalam menghadapi bahaya bencana kebakaran, kemudian diperlukan strategi dalam penyampain pesan komunikasi risiko kebakaran pada pengelola gedung.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

histeria

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Histeria: Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora (E-ISSN : 2829-971X, P-ISSN : 2830-1447) adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang Focus & Scope, yang meliputi : 1. Sosial Politik 2. Sosial Ekonomi 3. Pembangunan 4. Gender 5. Pemberdayaan 6. Masyarakat 7. Kelembagaan Sosial 8. Pemerintah ...