Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis culture shock yang dialami oleh mahasiswa rantau di Semarang yang ditinjau dari interaksi sosial. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa rantau luar Jawa yang aktif dan sedang kuliah di Semarang angkatan 2023 yang berjumlah 201 mahasiswa. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Dalam penelitian ini, skala yang digunakan dalam penelitian adalah skala interaksi sosial dan skala culture shock. Uji hipotesis dilakukan menggunakan uji korelai pearson product moment. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan hasil berupa adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara interaksi sosial dengan culture shock, Hal tersebut didapatkan dari skor rxy sebesar -0,753 dengan sig= 0,000 (p<0,01). Yang dapat diartikan semakin tinggi interaksi sosial maka semakin rendah culture shock. Begitupun sebaliknya, maka akan semakin rendah interaksi sosial maka semakin tinggi culture shock yang dialami oleh mahasiswa rantau di Semarang. Maka dari itu, hipotesis penelitian ini diterima.Kata Kunci: Interaksi Sosial, Culture Shock, Mahasiswa Rantau
Copyrights © 2024