Penelitian ini mengkaji gerakan sosial yang mendorong kebijakan regulasi ganja untuk kepentingan medis di Indonesia. Fokus utama adalah memahami tantangan yang dihadapi oleh gerakan ini dalam upaya mengubah pandangan masyarakat dan kebijakan pemerintah. Beberapa kendala utama yang ditemukan meliputi regulasi ketat, stigma sosial, kurangnya dukungan politik, minimnya penelitian lokal, dan penolakan dari lembaga penegak hukum. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi publik, kerjasama dengan komunitas medis, advokasi berkelanjutan, penelitian lokal yang mendalam, pengembangan kebijakan inklusif, fasilitasi dialog antara pemerintah dan aktivis, serta perbaikan infrastruktur dan logistik. Dengan strategi yang tepat, diharapkan kebijakan regulasi ganja medis dapat diimplementasikan secara efektif di Indonesia.
Copyrights © 2024