Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi kerajinan eceng gondok sebagai sumber bahan baku dan keberlanjutan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Beran, Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Beran memiliki potensi yang besar dalam pengembangan kerajinan eceng gondok sebagai sumber bahan baku bagi UMKM. Studi lain menunjukkan bahwa industri kerajinan eceng gondok juga berkembang di Desa Depok, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan industri kerajinan eceng gondok, hambatan yang dialami pengrajin, upaya pengrajin mengatasi hambatan, pendapatan dari industri kerajinan eceng gondok, dan upaya pengembangan diri pengrajin industri kerajinan eceng gondok. Selain itu, eceng gondok juga berpotensi menghasilkan jamur kancing sehingga membantu mengurangi populasi eceng gondok dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kerajinan eceng gondok juga telah dikembangkan di Padukuhan XI, Kelurahan Pleret. Oleh karena itu kerajinan eceng gondok mempunyai potensi besar sebagai sumber bahan baku bagi UMKM dan dapat membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola dengan baik.
Copyrights © 2024